Halaqoh Ulama Umara, Habib Ismail; Bahagia Itu Ketika Bisa Mengendalikan Hati dan Lisan

0
514
Foto : Habib Ismail Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Gresik (tengah), didampingi Kiai Mansoer Shodiq (kanan) dan Kiai Masyhuri Abdurrahim (kiri). (Foto : Zainal/cakrawalamuslim)

CAKRAWALA MUSLIM – Dalam Halaqoh Ulama Umara bertema ‘Mewujudkan Pemilu Bahagia’ yang selenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, bukan hanya para politisi yang menyampaikan pendapatnya.

Namun lebih dari itu, para Ulama yang hadir juga menyampaikan nasihat-nasihat bijak, di Aula Kantor MUI Kabupaten Gresik, Sabtu (16/12/2023).

Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Gresik Habib Ismail bin Abdullah Al Habsyi, juga menyampaikan nasihat dalam Halaqoh menyampaikan, bahwa manusia itu menurut Nabi Muhammad, ada yang berpotensi berbuat dholim dan ada yang terdholimi.

“Saya ingin mengingatkan, bahwa Nabi pernah memberi nasihat pada Sahabatnya, ‘Tolonglah saudaramu, baik itu yang dholim atau yang terdholimi’. Kemudian Sahabat bertanya, ‘Kami akan menolong saudara kami yang didholimi, tapi bagaimana dengan yang dholim?’. Nabi menjawab, ‘Kamu mencegahnya berbuat dholim, begitulah caranya kamu menolong saudaramu yang berbuat dholim’. Begitu kemulyaan Nabi Muhammad,” terang Habib Ismail.

Dalam konteks Kabupaten Gresik, lanjut Habib Ismail, tergantung bagaimana kita mengarahkan siapa yang akan menjadi wakil kita, bahwa apapun pendidikan kita dan siapapun kita, nilai utama kita itu terletak pada hati dan lisan kita.

“Kalau hati dan lisan ini niatnya kembali kepada Allah Swt, maka apa yang kita niatkan dan menjadi ucap lisan kita, akan menjadi perbuatan baik,” tambah Habib Ismail.

Habib Ismail menambahkan, jika merusaknya melalui lisan, mungkin kerusakannya tidak fatal, namun jika merusaknya sudah diniatkan dari dalam hati, maka akan sangat fatal kerusakannya.

“Maka dari itu, kalau kita bisa mengendalikan hati dan lisan kita, itulah nilai kebahagiaan,” terang Habib Ismail.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Pengasuh Ponpes Al-Furqon Driyorejo KH Masyhudi Abdurrahim yang juga Dewan Pertimbangan MUI Gresik, Ketua PCNU KH Mulyadi, Ketua PD Muhammadiyah Dr KH Thoha Mahsun, Mewakili Bupati Gresik H Edi Siswoyo Asisten II, Pimpinan Partai PPP, PDI-P, Nasdem dan Demokrat, serta Makmun Komisioner KPU Gresik dan Habibur Rahman Anggota Bawaslu Gresik.(is/cm)