MUI Gresik Ajak Ulama dan Umara Jaga Suasana Kondusif Pasca Pemilu

1696
3993

Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik pada Selasa, 9 Juli 2019 menggelar acara Silaturrahim Ulama dan Umara yang dihadiri Ketua MUI Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkompimda Kabupaten Gresik, Mitra Kerja MUI Gresik, Ormas, OKP, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi dan berbagai elemen lainnya se Kabupaten Gresik.

Acara yang diselenggarakan di Aula Masjid Agung Gresik mengusung tema “Meneguhkan Spirit Islam Wasathiyah dalam Menjaga Harmonisasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” berjalan dengan khidmat

Ketua MUI Gresik dalam sambutannya menjelaskan maksud daripada kegiatan tersebut yakni MUI Gresik mengajak Umara seluruh masyarakat untuk menjalin ukhuwah, khsusunya ukhuwah basyariah. Dimana kesenjangangan pada momentum Pileg dan Pilpres sangat kentara.

“MUI mengajak seluruh masyarakat untuk menjalin ukhuwah kembali, momentum pileg dan Pilres yang lalu biarlah berlalu” tegas Kiai Mansoer

“sekarang, mari kita rawat kembali, kita satukan kembali kebersamaan-kebersamaan yang telah renggang ini” tambahnya

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim dalam sambutannya mendukung langkah yang dilakukan Kiai Mansoer Shodiq melalui MUI Gresik. Dimana acara seperti ini patut untuk dilaksanakan guna menyatukan masyarakat pasca Pileg dan Pilres lalu.

“saya selaku Umara sangat mengapresiasi atas langkah-langkah yang dilakukan oleh MUI Gresik. Karena hal ini sangatlah positif” ucapnya

Acara diakhiri dengan tausiyah dari Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Abdusshomad Buchori tentang penjelasan pentingnya Islam Wasathiyah dan Deklrasi Damai oleh jajaran Ulama dan Umara.AM/MM

Comments are closed.