Sambut 10 Muharram 1445 H, RUPS MUI Gresik Akan Gelar Santunan

0
127
Dokumentasi dewan pembina dan pengurus RUPS MUI Gresik saat rapat kordinasi pelaksanaan santunan anak yatim dalam rangka 10 Muharram 1445 H.

CAKRAWALA MUSLIM – Sudah jamak di ketahui umat Muslim, bahwa 10 Muharram adalah hari anak yatim. Pada waktu tersebut, sangat di anjurkan bagi umat, untuk memperhatikan anak-anak yatim, dengan kasih sayang, terlebih dengan sedekah kepada mereka.

Hal inilah yang ingin di maksimalkan oleh lembaga filantropi bentukan MUI Gresik, yaitu Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), dalam menyambut 10 Muharram besok.

“Jangan sampai momentum 10 Muharram besok, terlewatkan oleh RUPS, akan sangat mulia ketika bisa melaksanakan santunan kepada para anak yatim, yang memang harus selalu kita perhatikan kehidupannya,” dawuh Dewan Pembina RUPS KH. M. Mansoer Shodiq, saat rapat kordinasi RUPS di kantor MUI Gresik, Rabu, (26/7/2023).

Kyai yang juga ketua umum MUI Gresik itu, juga mengajak umat Islam, khususnya di Gresik, untuk bisa ikut andil dengan menjadi donatur pada santunan tersebut.

“Dengan ini juga mengajak untuk semua, agar bisa partisipasi dalam memberikan donasinya, agar semakin banyak anak-anak yatim yang bisa di jangkau oleh RUPS MUI Gresik,” tambah Beliau.

Kemudian ketua RUPS MUI Gresik H. Rasyid Rasminto, menjelaskan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal, untuk mensukseskan acara santunan itu.

“Kita juga sangat berharap partisipasi dari para donatur RUPS MUI Gresik, karena sangat eman jika 10 Muharram ini, dimana kita harus memuliakan anak yatim, jangan sampai terlewatkan untuk menyampaikan donasinya,” jelas H. Rasyid saat rapat.

Acara santunan anak yatim itu, rencananya akan di laksakanan pada Ahad, 30 Juli 2023, di rumah Rumah Yatim al-Firman, Jl. Pasir IVB No.6 Perum Pongangan Indah Manyar Gresik.

Sebagai informasi, selain ketua dewan Pembina dan Ketua RUPS, nampak hadir dalam rapat kordinasi yaitu Pembina KH. Abdul Munif, ketua Pengawas H. Muslih Hasyim, serta beberapa pengurus RUPS, seperti H. Muchid, H. Khumaidi, Hj. Salbiyah Choliq, Hj. Endang Herawati, Hj. Hajar Idris, Ahmad Basiron, serta Habiburrahman. (is/cm).