Komisi Dakwah MUI Gresik Desiminasikan Program Bimbingan Rohani ke MUI Pusat

168
377

Dalam rangka pengembangan program bimbingan rohani Rumah Sakit dan Rumah Tahanan kelas II B Gresik, komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik lakukan audiensi ke komisi dakwah MUI Pusat di Jakarta.
Audiensi komisi dakwah MUI Gresik diterima oleh ketua dan sekretaris MUI pusat jakarta di ruang rapat pimpinan MUI pusat, 4/10/2018.
Dalam audiensi tersebut, ketua komisi dakwah MUI Gresik Dr. Abdul Chalik menjelaskan maksud dan tujuan audiensi ke MUI Pusat, yakni memperkenalkan program dakwah transformatif yang dilaksanakan oleh MUI Gresik dalam rentan waktu tiga tahun terakir. “Kami telah melaksanakan bimbingan rohani di RSUD Ibnu Shina Gresik, Rumah Sakit Semen Gresik dan di Rumah Tahanan. Alhamdulillahh banyak pihak mendukung kegiatan ini. Oleh karena itu kami bermaksud mendesiminasikan program ini ke tinggat Nasional dengan melaksanakan semacam pelatihan yang pesertanya adalah perwakilan MUI se Indonesia”. Terang Abddul Chalik.
Ketua umum MUI Gresik Kiai Mansoer Shodiq dalam kesempatannya menyampaikan beberapa program unggulan yang dimiliki oleh MUI Gresik diantaranya, Dakwah Transformatif, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Mitra Usaha Ideal dan Majalah Islami MUI Gresik.
Sementara ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Jakarta KH. Kholil Navis menyampaikan tentang program komisi dakwah MUI Pusat diantaranya adalah pembuatan peta dakwah nasional, pedoman dakwah bagi para Dai dan akademi dakwah. Dalam hal ini Kholil Navis sangat mengapresiasi gagasan MUI Gresik karena sangat berkaitan dengan akademi dakwah yang sudah digagas oleh MUI pusat. “kami sangat apresiasi rencana program ini dan akan kami support dari pusat.” Terang dosen UIN Syarif ini.

Dalam sambutanya Kholil Navis menambahkan “saya juga berharap materi dakwah transformatif yang akan dilaksanakan ini ditambah dengan materi materi kebangsaan dan islam wasathiyah sebagaimana misi MUI Pusat, sebagaimana kita ketahui banyak pihak yang ingin memperkeruh suasana atas nama agama. Kita harus bekali para dai kita dengan ajaran ajaran agama yang menyejukkan bukan malah menebar amarah kepada masyarakat. Semoga usaha kita dimudahkan oleh Allah, SWT. Amin. (AM/MM)

Comments are closed.