Berawal dari Angan-angan Gus Yani ‘Mosok Gresik Gak Ndue Rek’, Akhirnya Kantor Baru MUI Gresik Diresmikan

0
196
Resmi! : Bupati Gresik H. Fandi Achmad Yani menandatangani prasasti peresmian kantor MUI Gresik, dengan didampingi Ibu Wakil Bupati, Ketua MUI Jawa Timur, Ketua MUI Gresik.

CAKRAWALA MUSLIM – Cerita tersebut di tuturkan Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani, saat meresmikan kantor baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, di kompleks Masjid Agung Gresik, Rabu (22/2/2023).

Dalam momen peresmian tersebut, Bupati Millenial yang akrab di sapa Gus Yani tersebut, menceritakan ketika ia sedang kunjungan kerja di Tanggerang Banten beberapa tahun silam, ia melihat kantor MUI disana yang bersebelahan dengan Masjid Agung.

“Kami pas kunjungan kesana, punya angan-angan, ‘mosok Gresik gak ndue rek’, dan akhirnya setelah di godok sejak tahun 2019, akhirnya anggaran untuk pembangunan Gedung MUI ini di setujui tahun 2021, dan akhirnya hari ini (22/2/2023) kantor MUI Gresik di resmikan,” ungkap Gus Yani yang di sambut tepuk tangan meriah oleh tamu undangan.

Mantu KH. Agoes Ali Masyhuri ini, juga ingat betul, ketika pembangunan tahap awal kantor MUI Gresik, ada LSM (lembaga swadaya masyarakat) yang mempertanyakan urgensi dari pembangunan tersebut, mengingat saat itu sedang gencar pandemi covid-19.

“LSM tersebut akhirnya kita dekati, kita ajak berbicara, karana urgensi kantor bagi MUI Gresik ini sangat luar biasa, dengan kantor yang sebelumnya kecil saja, bisa membuat program yang memberi kemanfaatan luas bagi umat, apalagi ketika kita mulyakan para Kyai ini dengan fasilitar kantor,” ungkap Gus Yani.

Potong Pita : Gus Yani mengawali memotong pita, sebagai simbol Kantor MUI Gresik sudah resmi.

Akhirnya lanjut Bupati Gresik, LSM tersebut tidak lagi mempermasalahkan pembangunan itu, dan pembangunan dilanjutkan sampai selesai.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa MUI Gresik ini sangatlah strategis di kabupaten Gresik, mengingat berbagai macam persoalan yang tidak mungkin bisa diselesaikan, tanpa keikutsertaan para Kyai dan Ulama’ di Gresik.

“Dinamika sosial di bawah ini sangat macam-macam, mulai pernikahan usia dini, kekerasan dalam rumah tangga, kenakalan remaja, dll, maka kita butuh dukungan, dorongan, peran fatwa dan juga nasihat dari MUI Gresik, bagaimana menjaga iklim sosial kabupaten Gresik ini, agar semakin kondusif,” jelas Gus Yani.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Gresik KH. Mansoer Shoddiq menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Gresik dan DPRD Gresik, yang telah membangunkan kantor semegah ini bagi para Kyai di MUI Gresik.

“Besar harapan kami, dengan di resmikannya kantor baru ini, menjadi simbol bahwa ketika ulama dan umara bersatu, maka kebangkitan umat benar-benar akan terwujud,” tambah Kyai Mansoer.

Ketua Umum MUI Gresik ini, juga mengungkapkan jika sinergitas Ulama dan Umara sebagai mitra strategis (shodiqul hukumah) harus selalu di tingkatkan, karena keduanya ibarat dua mata pisau yang tak bisa di pisahkan dan saling melengkapi. Acara di tutup dengan doa yang di pimpin oleh wakil ketua MUI Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib

Turut hadir pula, dalam acara peresmian tersebut adalah Ketua MUI Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil Alallah, Wakil Bupati Gresik Ibu Hj. Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik H. Much. Abdul Qodir, Dewan Pertimbangan MUI Gresik Habib Ahmad Ismail bin Abdullah al-Habsyi, KH. Masyhuri Abdurrohim, Pengasuh PP. Mambaus Sholihin KH. Muhammad Ma’ruf, MF, Ketua PCNU KH. Mulyadi, Ketua PD Muhammadiyah KH. Thoha Mahsun serta Ketua LDII Gresik KH. Abdul Muiz. (is/cm)