Di Hadapan Kader PMII Gresik, Makmun Tegaskan Inovasi Kunci Organisasi Tetap Relevan

0
9
Foto: Makmun, M.Ag, Sekretaris Umum MUI Gresik saat menjadi narasumber dalam kegiatan PC PMII Gresik. (Zainal/cakrawalamuslim)

CAKRAWALA MUSLIM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Gresik menggelar acara Ramadhan Progresif sebagai wadah refleksi intelektual di bulan suci. Acara ini berlangsung di Basecamp PMII Gresik, Perum Grand Verona, pada Selasa (18/3/2025).

Mengusung tema ‘Organisasi dan Tantangan Peradaban’, kegiatan ini menghadirkan Makmun, M.Ag., Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, sebagai narasumber. Acara bertujuan untuk menggali peran organisasi dalam menghadapi dinamika zaman sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan kader.

Kegiatan dikemas dalam bentuk kajian ilmiah dan buka bersama dengan mengusung semangat Nyuprih Berkah ing Wulan Ramadhan. Para peserta diajak untuk tidak hanya menunaikan ibadah secara ritual, tetapi juga memperdalam wawasan dan berkontribusi bagi kemajuan peradaban.

Dalam paparannya, Makmun menyoroti perkembangan zaman yang sangat pesat. Ia membandingkan proses pembuatan proposal kegiatan di PMII pada masa lalu yang membutuhkan waktu berhari hari dengan kondisi saat ini yang jauh lebih cepat, yakni dapat di bantu artificial intelligence (AI).

“Sekarang, membuat proposal kegiatan hanya butuh lima menit dengan bantuan AI,” ujar alumni PMII tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan zaman yang luar biasa ini menuntut PMII untuk mampu beradaptasi.

“PMII harus terus melakukan inovasi organisasi melalui pengembangan pelayanan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Menurutnya, inovasi dalam mengelola organisasi dapat dilakukan dengan menyusun program yang mudah diukur dan sesuai dengan kepentingan para kader.

“Program yang dijalankan tidak perlu terlalu muluk. Cukup dengan program yang menjawab kebutuhan kader, misalnya pelatihan public speaking, karena masih banyak kader yang belum cakap berbicara di depan umum,” jelas Makmun.

Foto: Tampak narasumber dan para kader PMII Gresik setelah kegiatan Ramadhan Progresif. (Zainal/cakrawalamuslim)

Menutup pemaparannya, mantan Komisioner KPU Gresik itu menyarankan para kader PMII Gresik untuk membaca buku Atomic Habits karya James Clear.

“Buku ini menjelaskan bagaimana kita bisa mengubah peradaban melalui kebiasaan kecil sehari-hari. Tanpa inovasi dalam pengetahuan dan kesadaran, kita akan tertinggal oleh zaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMII Gresik, M. Aqshal Hidayat, menegaskan pentingnya inovasi agar organisasi tetap relevan.

“Seperti yang disampaikan Sahabat Makmun, jika PMII tidak menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan berinovasi, maka kita akan semakin tertinggal,” kata Aqshal.

Setelah sesi kajian dan diskusi, kegiatan Ramadhan Progresif ditutup dengan buka bersama dan shalat Maghrib berjamaah. (is/cm)