Belajar Pengelolaan Organisasi, MUI Kediri Study Banding ke MUI Gresik

0
215
Sambutan Hangat : Pimpinan MUI Gresik memberikan kenang-kenangan kepada Pimpinan MUI Kota Kediri saat study banding di Kantor MUI Gresik.

CAKRAWALA MUSLIM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik kembali kedatangan tamu dari MUI Kabupaten lain, kali ini adalah MUI Kota Kediri yang melakukan study banding, pada Rabu, (15/3/2023).

Rombongan pimpinan MUI Kota Kediri ada 5 pimpinan, yaitu Sekretaris Umum Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag bersama pimpinan yang lain, dan di terima langsung oleh Ketua Umum MUI Gresik KH. M. Mansoer Shoddiq di kantor MUI Gresik, komplek Masjid Agung Gresik.

Sekretaris Umum MUI Kota Kediri menyampaikan, bahwa maksud study banding ini adalah untuk belajar pengelolaan organisasi serta silaturrahim dengan MUI Gresik.

“Kami bangga dan senang hati dengan sambutan dari pimpinan MUI Gresik yang lengkap. Ini suatu penghormatan yang luar biasa dan tidak kami sangka, karena kami hanya membawa 5 orang,” ujar Prof. Nur Ahid.

Beliau juga menyampaikan, bahwa maksimalnya pelayanan umat yang dilakukan oleh MUI Gresik, menjadi motivasi bagi MUI Kota Kediri, untuk bisa melakukan pelayanan umat lebih maksimal.

“Secara spesifik, kami MUI Kota Kediri juga ingin belajar, bagaimana pembentukan dan pengelolaan Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), Pesantren at-Taubah dalam Rutan Gresik, serta konseling bagi pemohon dispensasi nikah di Pengadilan Agama Gresik, yang itu semua adalah pelayanan umat luar biasa, yang ingin juga kita wujudkan di Kota Kediri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq mengaku senang bisa silaturahim dengan harapan pertemuan ini memberikan maslahah dan barokah.

“MUI Gresik mengucapkan selamat datang dari MUI Kota Kediri yang berkenan hadir dalam acara silaturahmi. Ini dapat membawa keberlanjutan antara kedua belah pihak,” jelas Kyai Mansoer.

Kyai Mansoer juga menjelaskan, bahwa MUI Gresik selalu berkomitmen menjalankan tiga tugas utamanya, yaitu Khodimul Ummah, Shodiqul Hukuman, dan Hidayatul Ummah.

“Serta program kerja kita, adalah program-program yang bersifat berkelanjutan, bukan hanya seremonial, bagi kepentingan pelayanan umat, terutama juga para kelompok rentan,” tambah beliau.

Selain KH. Mansoer Shodiq, pimpinan MUI Gresik yang hadir juga ada Wakil Ketua KH. Ainur Rofiq Thoyyib, Sekretaris Umum KH. Abdul Munif, KH. Khufaf Ibri, KH. Afif Maksum, KH. Wahyani, serta banyak pimpinan yang lain. (is/cm)