Gelar Pra Ijtima’ Sanawi, Kyai Mansoer : Gagal dalam Perencanaan sama dengan Merencanakan Kegagalan

0
131
Dari kiri : KH. Tohawi Hadin Maimun Ketua Bidang Fatwa, KH. Abdul Munif Sekretaris Umum, KH. M. Mansoer Shoddiq Ketua Umum MUI, H. Khoirul Anwar Bendahara Umum

CAKRAWALA MUSLIM – Memasuki akhir tahun 2022, Majelis Ulama’ Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik berencana mengadakan Ijtima’ Samawi pada tanggal 24-25 Desember 2022.

Sebelum pelaksanaan Ijtima’ Samawi, MUI Gresik terlebih dahulu melakukan Rapat Pra Ijtima’ Samawi di Ruang Islamic Centre, Masjid Agung Gresik, Sabtu (17/12/2022).

Dalam rapat tersebut, Ketua Umum MUI Gresik mewanti-wanti para pimpinan MUI, agar benar-benar mempersiapkan dan merencanakan program yang bermanfaat di tahun 2023.

“Sebab jika kita gagal dalam membuat perencanaan yang matang, sama saja kita merencanakan kegagalan,” jelas KH. M. Mansoer Shoddiq.

Apalagi lanjut Kyai Mansoer, di tahun 2023 MUI Gresik akan memiliki kantor baru, yang tentunya harus lebih bisa memberi manfaat kepada umat Islam di Gresik.

“Di tahun 2023 juga memasuki tahun politik, tentu susasanya akan berbeda. Namun, dalam susasana apapun, MUI harus terus berkhidmah kepada umat,” lanjut Kyai Mansoer.

Ia juga menegaskan, standing position MUI Gresik sebagai perkumpulan ulama’ harus netral dan independen dalam kontestasi politik, serta menjaga umat dari polarisasi politik.

Sementara itu, Dr. Abdul Chalik sebagai tim perumus MUI Gresik menjelaskan, bahwa program di tahun 2023 mestinya bukan hanya program seremonial biasa, namun harus ada rencana tindak lanjut setelah itu, sebagai upaya memaksimalkan khidmah MUI kepada umat.

“Mari menganggap evaluasi tahunan dan pembuatan program kerja ini sebagai general check up juga bagi MUI, karena dengan begitu, sebagai sebuah perkumpulan, MUI akan bergerak semakin bermanfaat kedepannya,” pungkas Dr. Chalik. (is/cm)