Pelatihan Digital Marketing MUI Gresik, Pengusaha Harus Bermental Baja

0
16
Praktisi dan fasilitator UMKM Jawa Timur Henny Eka Ferdian (*)

CAKRAWALA MUSLIM – UMKM yang dapat bertahan di masa pandemi disebut menjadi kunci dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu para pengusaha kecil maupun menengah diharapkan bisa bermental baja agar bisa bertahan di tengah pandemi.

Pernyataan tersebut muncul di tengah diskusi Pelatihan Digital Marketing, “Membangkitkan ekonomi membaik di masa pandemi” yang digelar MUI Gresik, di aula Masjid Agung, Senin (16/8/2021).

Acara yang dihadiri pelaku usaha binaan MUI Gresik itu menghadirkan Praktisi dan fasilitator UMKM Jawa Timur Henny Eka Ferdian. Dalam pemaparannya, dia banyak memberikan strategi jitu bagaimana bersaing dengan produk lainnya.

“Produk harus yang menjadi yang pertama seperti Aqua. Orang akan cenderung mengatakan beli Aqua padahal yang dibeli air padahal tapi berbeda merek,” katanya.

Selain itu, Henny juga menyarankan agar kemasan produk berbeda dan terbaik. Jika dalam praktikknya tidak bisa, maka srategi selanjutnya adalah, memakai ATM yakni amati, tiru dan modifikasi.

“Selanjutnya buatlah harga yang kompetitif. Karena kecenderungan masyarakat memilih harga yang lebih murah tapi kualitas baik,” terangnya.

Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Syariah MUI Gresik Muslih Hasyim mengatakan, untuk menjadi pengusaha harus bermental baja, dalam artian jatuh 10 kali berhasil 1 kali. Hal itu dianggap sudah luar biasa dan tidak boleh down.

“Kemudian untuk menjadi pengusaha, harus disiplin pengaturan keuangan. Disinilah MUI membuat terobosan bagaimana UMKM disituasi pandemi seperti ini masih bisa berjualan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq menyampaikan, MUI sebagai pelayan masyarakat harus mampu menyelesaikan problema keumatan sedang problema hari ini adalah pandemi covid-19.

Menurutnya, MUI tidak tinggal diam dengan memainkan peran istiqamah berkhidmat melayani umat dengan membuat pelatihan pelatihan digital marketing seperti UMKM Bangkit, Ekonomi Membaik di Masa Pandemi.

“Alasan mengangkat tema ini karena dalam situasi yang serba sulit untuk melakukan jualan dan aktifitas lainnya, melalui pelatihan ini akan diajarkan Tata cara marketing, pemasaran dan lain sebagainya. Mengingat ini merupakan kesempatan yang langka dan tidak mensia-siakan kesempatan ini,” pungkasnya. (sah)