Pasien Covid-19 yang Dirawat di Gejos Gresik Sembuh 100 persen

0
15
Stadion Gelora Joko Samudra

Cakrawala Muslim – Capaian kesembuhan di Rumah Sakit lapangan Gelora Joko Samudro (Gejos) sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mencapai 100 persen atau 370 orang. Penyembuhan pasien Covid-19 yang dirawat di Gejos ditambah lagi penurunan kasus Covid-19.

Meski begitu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyayangkan karena banyak pasien yang masih melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Berdasarkan data kasus covid aktif yang tercatat mulai tanggal 3-9 Agusus 2021 yaitu 938, yang di rawat di semua rumah sakit antara 200 sampai 250 orang yang Isoman antara 500 – 600 orang.

Hal ini terungkap saat Rapat Evaluasi PPKM Bersama seluruh anggota Forkopimda Gresik pada Kamis (12/8/2021) di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik.

Selain diikuti oleh seluruh anggota Forkopimda Gresik, Rapat yang dipimpin oleh Bupati ini diikuti secara daring oleh seluruh Kepala OPD, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan Kades/Lurah serta seluruh relawan tracing, Testing dan treatment (3T) di Gresik.

Pada kesempatan itu Bupati meminta kepada seluruh Camat dan Kepala Desa untuk membantu kegiatan 3T dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kegiatan 3T tersebut dan protocol kesehatan.

“Sampai saat ini masih banyak pasien yang masih melakukan isolasi mandiri. Saya berharap Kades membantu relawan nakes untuk mengarahkan pasien yang isoman agar mau isolasi terpusat di Gelora Joko Samudro. Fasilitasnya lengkap ada dokter spesialis, oksigen yang tak terbatas, obat-obatan yang lengkap dan konsumsi tiga kali sehari,” terang Bupati.

Untuk penjemputan dan pengantaran pasien ke Gejos, semua Posko darurat yang ada di Gresik siap membantu. Bahkan menurut Bupati, katanya dengan fasilitas yang ada di Gejos saat pasien 100% sembuh.

Kabar gembira juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, katanya tak hanya pasien Rumah sakit lapangan gejos yang sembuh 100% atau 370 pasien. Kasus Covid-19 di Gresik saat ini sudah mulai menurun. Base Ocupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit juga mengalami penurunan sampai saat ini hanya 35,98%.

“Posisi kita saat ini hampir medekati zona oranye. Di Rumah Sakit lapangan banyak tempat tidur yang kosong dan hanya 30 orang yang tengah dirawat disana,” ungkapnya.

Seperti yang disampaikan Gus Yani Bupati, Kadinkes juga berharap kepada pihak Puskesmas dan tenaga Kesehatan yang ada di bawah untuk mengarahkan masyarakat yang Isoman agar mau dirawat di Rumah Sakit Lapangan Gejos.

Menanggapi kasus Covid yang makin menurun, Wabup Aminatun Habibah meminta agar masyarakat tidak lengah. Masyarakat juga harus jujur dan mau di tracing, testing dan treatmen.

“Kami berharap tidak lama lagi kita masuk zona oranye bahkan bisa segera masuk zona kuning agar pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan dan ekonomi bergerak Kembali,” terangnya.

Senada, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail juga berharap agar masyarakat jangan lengah sampai membuat euphoria masyarakat menjadi berlebihan. Kita tetap prokes dan memaksimalkan Prokes dan 3T.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melaporkan bahwa pihaknya sudah menugaskan aparat kepolisian yang ada dibawahnya untuk mendukung dan melaksanakan 3T, menitikberatkan kepada 15 kontak erat dengan pasien positif. (sah)