Puluhan Da’i Muda Bentukan MUI Gresik Siap Bersaing di Medsos

0
50

Sebanyak 35 da’i muda bentukan Majelis Ulama’ Indonesia (MUI) Gresik siap bersaing dengan pendakwak lain di media sosial. Mereka dibekali ilmu pembuatan teknik produksi konten dakwah. Diharapkan dakwah yang disampaikan bisa diterima semua golongan, khususnya milenial.

Acara pelatihan pembuatan teknik produksi konten dakwah di media sosial, bertempat di Masjid Agung, Sabtu (5/11/2020) ini, merupakan pertemuan kedua. Tutor pelatihan mengundang presenter Trans TV sekaligus kreator Youtube Wida Subianto.

Jika di pertemuan sebelumnya, para da’i muda dibekali dengan ilmu dasar pembuatan video. Kali ini, peserta diberi kesempatan praktik langsung membuat konten video. Menariknya juga, ada pembelajaran cara membuat konten animasi, yang diperuntukan untuk anak-anak.

“Membuat konten dakwah yang kekinian supaya bisa diterima oleh semua golongan,” kata presenter yang sudah menitih karirnya di dunia pertelevisian sejak 2008 itu.

Menurut Wida, saat ini dunia televisi bersaing ketat dengan media sosial. Untuk itu dakwah di media sosial dianggap sangat maksimal. Ditambah setiap orang saat ini bisa menyampaikan pesannya masing-masing.

“Kalau di televisi semua yang dikakukan adalah kerja tim. Ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama planing, penelitian, pelaksanaan soting. Namun untuk mengemas video kita hanya perlu, skil, teknologi, kemampuan dan konten,” terang Wida.

Sementara itu, salah satu peserta Kamilatun Nufus mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat. Lebih-lebih materi yang disampaikan sangat menarik, berkaitan dengan cara pembuatan konten video hingga teknis mengedit video.

“Banyak ilmu dari pelatihan ini, jadi tau bagaiamana cara produksi video, sebab selama ini saya hanya sebagai penonton tidak tau cara membuatnya,” terang dara 19 tahun.

Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta itu juga menuturkan siap membuat konten dakwah bernuansa islami. Tentu dengan kemasan yang lebih kekinian agar bisa diterima oleh warganet.

“Harus diterapkan, tadi kan sudah dibekali. Saatnya praktik untuk membuktikan kemampuan kita,” pungkasnya. (sah)