MUI Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Gresik

0
23

KPU Gresik kembali menggelar sosialisasi pemilihan tatap muka. Kali ini lembaga yang digandeng adalah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik dengan tema “Peran Ulama Dalam Mensukseskan Pilbup Gresik”.

Sosialisasi yang dikemas seminar itu (08/11/20) dihadiri sejumlah ormas perempuan. Hadir sebagai narasumber dari KPU Gresik adalah Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun.

Kiai Mansoer Ketua MUI Gresik dalam pengantarnya menyampaikan pentingnya untuk memilih pemimpin, ibarat sebuah rombongan ziarah maka harus ditunjuk satu orang untuk menjadi pemimpin. Apalagi Gresik akan melaksanakan pesta rakyat lima tahunan itu yakni pemilihan Bupati dan wakil Bupati Gresik 9 Desember mendatang.

“Pada tahun 2015 MUI Gresik telah mengeluarkan Fatwa wajibnya memilih pemimpin, maka saya himbaukan kepada masyarakat untuk turut mensukseskan dan tidak Golput,” singkatnya

Disamping itu, Makmun Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik mengkritisi macam-macam karakter pemilih. Salah satunya adalah banyaknya masyarakat memilih atas dasar pertimbangan pragmatisme. Pemilih seperti ini perlu mendapatkan edukasi politik.

“Problem demokrasi kita agak serius. Pemilih datang bukan karena pertimbangan rasional. Untuk itu KPU mengajak seluruh masyarakat agar menjadi pemilih cerdas dan rasional,” terangnya.

Makmun menambahkan sosialisasi dimaksudkan agar pesan pemilihan pada 9 Desember mendatang tersampaikan pada pemilih. Oleh karenanya hingga saat ini KPU terus menggelar sosialisasi di semua lapisan masyarakat.

“Saya hanya ingin pesan sosialisasi ini sampai kepada masyarakat dilapisan bawah, selanjutnya adalah bagaimana pendidikan pemilih sampai kepada masyarakat,” tambahnya.

Tugas selanjutnya adalah melakukan pendidikan pemilih. Menurut Makmun, ada banyak karakter pemilih dengan motivasi berbeda-beda ketika datang ke TPS. Untuk itu KPU mendorong agar pendidikan pemilih mencipatakan pemilih cerdas. Dalam artian mengenali calon dan mengikuti setiap tahapan.

“Kemudian partisipasi, bagaimana 77,5 persen kualitas tercapai. Salah satunya adalah mendorong sebagai pemilih cerdas,” tuturnya. AM/MM