Bersama Pol PP, MUI Wujudkan Kota Santri Berhiaskan Iman

195
443
Ketua MUI bersama jajaran menyambangi Satpol PP Gresik

Cakrawalamuslim.com Maraknya kenakalan remaja yang kian merajalela mengetuk hati MUI untuk mendatangi kantor Satpol PP Gresik. Bermaksud mewujudkan Gresik sebagai Kota Santri yang benar-benar berhiaskan iman, MUI berkeinginan untuk meminimalisir munculnya warung remang-remang yang diindikasi sebagai lokasi remaja dalam pergaulan yang diluar batas.
Hal tersebut dikarenakan semakin majunya perkembangan zaman, memunculkan ide bagi generasi muda untuk semakin kreatif dalam pergaulan. Tetapi dalam koridor yang menyimpang dari ajaran. Tidak sedikit dari mereka yang menjadikan tempat-tempat sepi sebagai ajang untuk berduaan dengan pasangan yang bukan merupakan mahramnya. Hal tersebut tentu saja tidak sesuai dengan syariat Islam dan juga tidak sesuai dengan slogan Gresik sebagai Kota Santri yang berhiaskan iman.
Dengan bermodal informasi yang diberikan oleh masyarakat serta aspirasi yang telah ditampung, Ketua MUI Gresik beserta jajarannya sowan kepada Kepala Kantor Satpol PP Gresik. Bertepatan dengan datangnya bulan Maulid, MUI berharap dalam kesempatan yang baik ini dapat menjadikan momentum yang bermanfaat bagi keduanya.
“Banyak keluh kesah masyarakat yang tempat tinggalnya dijadikan lokasi untuk maksiat. Disini MUI berharap agar Satpol PP bersedia untuk menindak dan menertibkan tindakan amoral yang dapat mencoreng citra Kota Wali dan Kota Santri,” jelas Kyai Mansoer.
Sementara itu Kepala Satpol PP Gresik menerima aspirasi dan menindaklanjuti usulan dari MUI.  “Kami sangat mengapresiasi atas perhatian yang telah diberikan oleh MUI Gresik kepada kita (Jajaran Satpol PP) dan kami bersyukur karena MUI Gresik sangat membantu Kinerja Pol PP dengan memberikan informasi terkait hal-hal.yang meresahkan masyarakat Kabupaten Gresik,” jelasnya.


Dalam silaturahmi singkat ini, besar harapan MUI agar jajaran Satpol PP dapat menjadi benteng dari tindakan kemaksiatan dengan selalu menggencarkan razia dan menindak tegas pelaku maksiat yang melenceng dari syariat Islam. (Ali)

Comments are closed.